Prestasi yang diraih oleh Posyandu Kenanga Desa Banglarangan Kecamatan Ampelgading sangat membanggakan. Pasalnya, pada bulan Juli 2008, setelah dinilai oleh tim evaluasi Posyandu tingkat nasional, Posyandu Kenanga Desa Banglarangan menjadi kandidat juara I nasional.

Camat Ampelgading, Hery Waluyo kepada Radar Selasa (11/11) mengatakan,  sebenarnya kans posyandu kenangan Desa Banglarangan untuk merebut juara I sudah di depan mata. Namun karena pada saat itu, tuan tumah provinsi Jambi pada pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) juga menjadi pesaing Jawa Tengah, maka presiden SBY menganugerahkan juara kepada Jambi. Sedangkan posyandu kenanga yang jadi wakil Jawa Tengah pada pentas tingkat nasional itu hanya mampu menjadi juara II.

Menurut dia, sebenarnya kalau bicara tidak fair memang realitanya tim penilai kurang fair. Namun tidak mengapa, meski hanya menjadi juara II nasional, jajaran tim penggerak Kecamatan Ampelgading merasa cukup puas dengan prestasi tersebut.

"Yang terpenting adalah bagaimana caranya tim penggerak PKK desa lainnya di wilayah Kecamatan Ampelgading ikut menyusul prestasi Posyandu Desa Banglarangan," ujar mantan Camat Warungpring ini.

Sementara itu, Kades Banglarangan melalui pengurus posyandu kenanga, Siti Manisah mengatakan, posyandu kenanga saat ini merupakan posyandu yang dinyatakan paling pesat perkembangannya diantara posyandu lainnya dari beeberapa desa di Kecamatan Ampelgading. Sebab berdasarkan evaluasi Tim Penggerak PKK Kabupaten, beberapa indikator penilaian sudah terdapat pada pengelolaan posyandu ini. "Seperti, sistem, administrasi dan manajemen yang rapi dan tertata, kekompakan dan soliditas dari para kader posyandu serta lainnya.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Sosial dan KB yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan budaya, Drs. Mohammad Mahfud M.Si saat dihubungi mengatakan, Posyandu Kenanga merupakan posyandu yang paling maju diantara posyandu lainnya di Kabupaten Pemalang. (mg5

Camat Ampelgading, Hery Waluyo kepada Radar Selasa (11/11) mengatakan,  sebenarnya kans posyandu kenangan Desa Banglarangan untuk merebut juara I sudah di depan mata. Namun karena pada saat itu, tuan tumah provinsi Jambi pada pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) juga menjadi pesaing Jawa Tengah, maka presiden SBY menganugerahkan juara kepada Jambi. Sedangkan posyandu kenanga yang jadi wakil Jawa Tengah pada pentas tingkat nasional itu hanya mampu menjadi juara II.

Menurut dia, sebenarnya kalau bicara tidak fair memang realitanya tim penilai kurang fair. Namun tidak mengapa, meski hanya menjadi juara II nasional, jajaran tim penggerak Kecamatan Ampelgading merasa cukup puas dengan prestasi tersebut.

"Yang terpenting adalah bagaimana caranya tim penggerak PKK desa lainnya di wilayah Kecamatan Ampelgading ikut menyusul prestasi Posyandu Desa Banglarangan," ujar mantan Camat Warungpring ini.

Sementara itu, Kades Banglarangan melalui pengurus posyandu kenanga, Siti Manisah mengatakan, posyandu kenanga saat ini merupakan posyandu yang dinyatakan paling pesat perkembangannya diantara posyandu lainnya dari beeberapa desa di Kecamatan Ampelgading. Sebab berdasarkan evaluasi Tim Penggerak PKK Kabupaten, beberapa indikator penilaian sudah terdapat pada pengelolaan posyandu ini. "Seperti, sistem, administrasi dan manajemen yang rapi dan tertata, kekompakan dan soliditas dari para kader posyandu serta lainnya.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Sosial dan KB yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan budaya, Drs. Mohammad Mahfud M.Si saat dihubungi mengatakan, Posyandu Kenanga merupakan posyandu yang paling maju diantara posyandu lainnya di Kabupaten Pemalang. (mg5

sumber : radartegal.com

Tags: